Breaking: 4 Tentara Rusia Tewas di Suriah Setelah Baku Tembak dengan Pemberontak !

REUTERS

Militer7.com– Empat personil militer Rusia tewas dalam pertempuran di provinsi Deir al-Zor di Suriah timur, seperti dilaporkan kantor berita Interfax pada hari ini Minggu(27/05). Berita ini dikutip dari Kementerian Pertahanan Rusia. Kementerian itu mengatakan bahwa 43 pemberontak telah tewas dalam pertempuran yang sama, kata kantor berita Interfax. Pertempuran meletus setelah beberapa kelompok pemberontak menyerang baterai artileri tentara Suriah, kata kementerian itu. Dua penasihat militer Rusia yang mengarahkan tembakan dari baterai Suriah tewas di tempat. Lima personel lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit militer Rusia, di mana dua orang kemudian meninggal karena luka-luka mereka. Seperti dilansir newyorktimes.com ( 27/05/18). 4 Tentara Rusia Tewas di Suriah Setelah Baku Tembak dengan Pemberontak

92 tentara Rusia tewas di Suriah

Menurut pernyataan kementerian pertahanan, yang dikutip oleh kantor berita AFP, 92 tentara Rusia telah tewas di Suriah sejak Moskow memasuki perang saudara yang sedang berlangsung di negara itu pada September 2015.

43 pemberontak juga tewas dalam pertempuran itu, kata kementerian itu, seraya menambahkan bahwa beberapa kelompok teroris bergerak menyerang artileri pemerintah Suriah pada malam hari. Pernyataan itu tidak memperjelas kapan pertempuran, yang berlangsung selama sekitar satu jam, terjadi.

Rusia Dukung Suriah

Rusia adalah pendukung militer utama Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang saudara tujuh tahun negaranya yang telah menewaskan ratusan ribu orang dan menelantarkan jutaan orang.

Intervensi Moskow pada 2015 mengayunkan konflik yang mendukung pasukan Assad, yang dalam beberapa bulan terakhir membuat keuntungan teritorial terhadap kelompok-kelompok bersenjata, termasuk Negara Islam Irak dan Levant (ISIS).

Sejak itu, Rusia melakukan serangan udara terhadap kelompok-kelompok yang menentang pemerintah, termasuk Koalisi Nasional Suriah, Negara Islam Irak dan Levant (ISIS), Front al-Nusra, dan lain-lain.

Pada bulan Desember, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan bagian signifikan dari kehadiran militer Moskow di Suriah untuk mulai menarik diri dari negara itu, mengatakan tujuan mereka telah tercapai.

“Angkatan bersenjata Rusia dan tentara Suriah telah mengalahkan kelompok teroris internasional yang paling gigih. Kondisi untuk solusi politik di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa telah dibuat.” kata Putin.

Komentar Putin datang sebulan setelah Assad mengucapkan terima kasih kepada Putin karena menyelamatkan negaranya dan untuk dukungan Rusia di Suriah.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*