AS Memveto Resolusi DK PBB Bagi Perlindungan Warga Palestina

Militer7.com – Amerika Serikat memveto sebuah rancangan resolusi DK PBB yang menyerukan langkah-langkah perlindungan bagi Palestina. Yang mana resulusi itu mendapat dukungan dari 10 negara di Dewan Keamanan pada hari Jumat (01/06).

China, Prancis, dan Rusia adalah negara yang memilih mendukung rancangan yang diajukan oleh Kuwait atas nama negara-negara Arab. Dimana empat negara lain abstain. Sebuah rancangan resolusi PBB membutuhkan sembilan suara untuk diadopsi dalam dewan yang beranggotakan 15 negara dan tidak ada veto dari lima anggota tetap yaitu Inggris, Cina, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat.

Haley mengkritik resolusi rancangan Kuwait

Sebelumnya, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan bahwa Amerika Serikat akan membatalkan hak veto dari rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan perlindungan internasional terhadap warga sipil Palestina di Gaza dan Tepi Barat setelah puluhan tewas di dekat perbatasan dengan Israel.

Haley mengkritisi rancangan resolusi Kuwait karena fokus pada penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh pendudukan Israel terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza, tanpa mengacu pada kegiatan faksi-faksi bersenjata Palestina. Duta Besar AS itu menganggap bahwa rancangan resolusi merongrong upaya berkelanjutan menuju perdamaian. Dalam sebuah langkah menentang rancangan resolusi yang diedarkan oleh Kuwait, Washington mengajukan rancangan resolusi PBB baru yang mengutuk faksi Palestina di Gaza.

Rancangan resolusi AS menyerukan kepada faksi Palestina untuk menghentikan apa yang digambarkan sebagai tindakan provokatif dan kegiatan teroris di dekat pagar perbatasan dengan Israel.

Untuk bagiannya, duta besar Kuwait untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bahwa dia menerima amandemen akhir terhadap rancangan resolusi yang diajukan oleh misi Amerika Serikat kepada PBB, dan akibatnya menunda pemungutan suara hingga hari Jumat.

Veto kedua AS

Veto ini merupakan kedua kalinya digunakan AS dalam menggagalkan resolusi DK PBB dalam konflik Israel dan Palestina. Dimana pada bulan Desember 2017, Haley juga memveto draf resolusi DK yang menolak keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem. Hak veto ini digunakan oleh Haley dimana secara keseluruhan 14 negara anggota DK PBB justru mendukung draf resolusi tersebut.

Wah wah.. Veto dan veto lagi..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*